Installsi dan Konfigurasi DHCP Server di Debian
Posted by Unknown on 19.48 with No comments
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringin. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan
yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada
semua klien yang memintanya. DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool.
Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk
waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala
waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta
kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau
memperpanjangnya.
- Berikut langkah installasinya:
#apt-get install isc-dhcp-server
Setelah anda klik enter, tunggu proses installasi selesai
- Langkah konfigurasi
#nano /etc/dhcp/dhcp.conf
Setelah anda tekan enter, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini
ganti konfigurasi anda dari :
subnet 192.168.107.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.107.1 192.168.107.30;
option domain-name servers 8.8.8.8;
option domain-name "sholekha.net";
option routers 192.168.107.1;
option broadcast-address 192.168.107.155;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}




0 komentar:
Posting Komentar